• slide
  • slide
  • slide

Makassar, umi.ac.id — Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi meluncurkan film pendek berjudul “Kesempatan”, bagian dari Short Movies Series UMI, pada Kamis (5/3) pukul 16.30 WITA di Auditorium Aljibra UMI. Kegiatan ini juga disiarkan secara daring melalui kanal YouTube UMI Makassar serta jejaring media sosial resmi kampus.

Peluncuran film ini menjadi momentum penting dalam menyampaikan pesan bahwa perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence (AI), harus tetap berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan. Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, dalam sambutannya menegaskan bahwa AI tidak boleh lepas dari etika, empati, dan adab.

Menurutnya, karya kreatif seperti “Kesempatan” merupakan bukti transformasi UMI sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga mendorong lahirnya karya yang menyentuh sisi humanis. Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi perlu diimbangi dengan kesadaran moral agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi kehidupan.

Rektor juga mengapresiasi film ini sebagai media edukasi yang relevan dengan generasi muda. Ia berharap pesan yang disampaikan mampu menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan dan dinamika kehidupan modern, perhatian terhadap keluarga—terutama orang tua—tidak boleh diabaikan.

Sementara itu, Wakil Rektor II UMI, Prof. Zakir Sabara selaku produser film, menjelaskan bahwa “Kesempatan” lahir dari semangat menghadirkan literasi digital melalui pendekatan yang dekat dengan realitas generasi Z. Ia menegaskan bahwa AI yang dipelajari mahasiswa bukan sekadar teknologi canggih, melainkan sarana untuk membangun karakter, memperkuat empati, serta membimbing pengambilan keputusan yang lebih bijak.

Film “Kesempatan” mengisahkan seorang mahasiswa yang larut dalam kesibukan hingga mengabaikan pesan sederhana dari ibunya. Perubahan hidup yang tiba-tiba membuatnya dihantui penyesalan, hingga kehadiran AI menjadi jembatan dalam proses refleksi diri, penerimaan, dan kebangkitan. Pesan yang diangkat menegaskan bahwa kecanggihan teknologi tidak akan berarti tanpa kepekaan hati.

Keunikan film ini terletak pada seluruh pemerannya yang merupakan mahasiswa UMI. Hal ini menjadi ruang aktualisasi kreativitas sekaligus bukti bahwa kampus mampu memfasilitasi talenta muda untuk berkarya secara profesional. Produksi film ini juga memperkuat ekosistem kreatif kampus, mulai dari tahap ide hingga distribusi konten edukatif.

“Kesempatan” merupakan film pertama dari tujuh film pendek yang akan diproduksi UMI dengan mengangkat tema-tema yang dekat dengan kehidupan anak muda, seperti keluarga, masa depan, teknologi, dan nilai kemanusiaan. Melalui inisiatif ini, UMI menegaskan komitmennya dalam menghadirkan narasi positif serta literasi digital yang membangun.

Melalui peluncuran ini, UMI juga menyampaikan pesan kepada publik untuk tidak menunda perhatian kepada orang tua, memanfaatkan AI secara bijak untuk kebaikan, serta menyadari bahwa di tengah berbagai pencapaian, keluarga tetap menjadi tempat kembali. UMI pun mengajak masyarakat untuk menonton “Kesempatan” dan mengambil langkah sederhana setelahnya—menghubungi orang tua sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang.